Resume Day 2
Materi 1
Tema: Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri
Pemateri: Ainun Najib
"Kuadran Era AI: Kreativitas x Kemanusiaan" yang menampilkan diagram kuadran yangk menunjukkan hubungan antara AI dan manusia, berdasarkan dua sumbu:
✅ Sumbu Horizontal:
Kiri → Optimalisasi (lebih fokus ke efisiensi, logika, otomatisasi)
Kanan → Kreativitas atau Strategi (berfokus pada inovasi, ide, dan perencanaan)
✅ Sumbu Vertikal:
Bawah → Compassion not needed (tidak butuh empati atau kemanusiaan)
Atas → Compassion or Humanity (butuh empati, nilai-nilai kemanusiaan)
📌 Penjelasan Kuadran:
🔵 Kuadran Bawah-Kiri (AI murni)
Karakteristik:
- Fokus pada optimalisasi
- Tidak membutuhkan empati
Contoh: sistem otomatisasi, analitik big data, robot industri
Gambar "AI"
🔴 Kuadran Atas-Kiri (HUMAN dibantu AI)
Gambar: "AI (besar) - HUMAN (kecil)"
Karakteristik:
- Kombinasi AI dan manusia, tapi AI dominan
- Masih di sisi optimalisasi
Contoh: call center otomatis dengan supervisi manusia
🟣 Kuadran Bawah-Kanan (AI + HUMAN)
Gambar: "AI + HUMAN"
Karakteristik:
- Menggabungkan kreativitas dan kemampuan AI
- Tidak fokus pada empati, tapi pada efisiensi strategis
Contoh: asisten kreatif AI untuk desain, penulisan konten, analisis pasar
🟠Kuadran Atas-Kanan (HUMAN + AI)
Label: "HUMAN + AI"
Karakteristik:
- Perpaduan kekuatan manusia (kreativitas, empati) dengan bantuan AI
- Nilai tertinggi dalam kreativitas dan kemanusiaan
Kesimpulan dari kuadran Ini:
Gambar ini menggambarkan bagaimana AI dan manusia bisa bekerja sama di berbagai konteks. Kuadran kanan atas adalah posisi ideal, yaitu "Human + AI" yang menggabungkan kreativitas, strategi, dan empati perpaduan yang sulit digantikan AI sepenuhnya.
Prinsip 5A"
Berikut ini penjelasan dari Prinsip 5A:
🔴 1. Adab
Etika dan akhlak digital dalam bertanya dan berpikir.
Saat menggunakan teknologi, terutama AI, penting untuk menjaga sikap sopan, tidak menyalahgunakan informasi, dan tetap bijak dalam bertanya atau berdiskusi. Etika dalam dunia digital sama pentingnya dengan dunia nyata.
🟠2. Amanah Data
Jaga data pribadi, minimalkan data pribadi identitas (PII).
Harus bertanggung jawab atas data pribadi kita dan orang lain saat menggunakan teknologi. Jangan sembarangan membagikan data probadi seperti nama lengkap, NIK, alamat, atau informasi sensitif lainnya.
🟡 3. Akurasi
Verifikasi sumber, terutama di dunia kesehatan.
Jangan langsung percaya pada informasi dari AI atau internet. Harus selalu cek dan kebenaran sumbernya, apalagi bila menyangkut hal-hal penting seperti informasi medis atau kesehatan.
🟢 4. Akuntabilitas
Catat di mana AI membantu dan batasannya.
Penjelasan: Kita harus jujur dan transparan saat menggunakan AI, misalnya dalam membuat tugas atau konten. Harus bisa menunjukkan bagian mana yang dibuat sendiri dan mana yang dibantu AI.
🔵 5. Akses
Teknologi harus memudahkan, bukan meminggirkan.
Penggunaan teknologi dan AI seharusnya inklusif dan membantu semua orang, bukan malah menciptakan kesenjangan atau menyulitkan pihak tertentu.
Materi 5
Tema: Generasi Muda Berintegerasi Anti Korupsi
Pemateri: Dr. Nurul Ghufron, S.H., M.H. - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi
Generasi muda akan menjadi pemimpin dan warga negara yang menentukan arah Indonesia di masa depan. Generasi muda memiliki energi, kreativitas, dan penguasaan teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan sistem transparan dan mengawasi penyelenggara negara. Generasi muda cenderung lebih kritis, terbuka terhadap perubahan, dan memiliki idealisme yang tinggi. Generasi muda memiliki kepentingan langsung untuk mewarisi Indonesia yang lebih baik, adil, dan sejahtera, bebas dari praktik korupsi.
Integritas adalah senjata utama bagi generasi muda
- Kejujuran: selalu berkata jujur dan bertindak jujur
- Konsistensi: antara kata dan perbuatan selalu sejalan
- Tanggung jawab: memiliki rasa memiliki terhadap tugas dan peran
- Keadilan: memperlakukan semua orang secara adil
- Keberanian: berani mengatakan "TIDAK" pada tawaran suap dan melaporkan penyimpangan
- Kemandirian: tidak bergantung pada pemberian atau fasilitas yang tidak sah
Cara Agar Generasi Muda Menjadi Garda Terdepan Anti Korupsi
- Mulai dari diri sendiri: Menanamkan nilai integritas dan tolak praktik kecil yang mengarah ke korupsi
- Edukasi dan kesadaran: belajar aktif, diskusi, dan sosialisasi tentang bahaya korupsi
- Pemanfaatan teknologi: gunakan media sosial untuk pengawasan, akses informasi publik, dan kembangkan solusi digital
- Pengawasan partisipatif: awasi lingkungan sekitar kita, laporkan penyimpangan, dan gunakan hak memilih dengan cerdas
- Menjadi contoh dan inspirasi: menunjukkan bahwa kita bisa mempunyai prestasi tanpa korupsi, berkarya untuk bangsa, dan dukung sesama pemuda
Dengan membangun dan menjunjung tinggi integritas sejak dini, generasi muda dapat membentengi diri dari godaan korupsi dan menjadi garda terdepan dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan transparan.
Materi 6
Tema: Mahasiswa UNUSA sebagai generasi Aswaja An-Nahdliyah
Pemateri: KH Ma'ruf Khozin - Ketua Aswaja Center, PWNU Jawa Timur
Aswaja An-Nahdliyah: Paham keislaman yang mengikuti jejak generasi terbaik (salafus shalih) dengan keseimbangan (tawazun), moderasi (tawassuth), toleransi (tasamuh), dan kemaslahatan (ishlah).
Peran Mahasiswa UNUSA:
- Penjaga tradisi keilmuan: Memahami dan mengamalkan khasanah keilmuan klasik NU dengan pendekatan kontekstual.
- Agen moderasi beragama: Menolak radikalisme dan ekstremisme, membangun dialog antaragama dan budaya, serta menyebarluaskan Islam yang rahmatan lil 'alamin.
- Pejuang kemaslahatan sosial: Terlibat dalam pemberdayaan masyarakat, mengadvokasi isu-isu kemanusiaan, dan menyelesaikan masalah kontemporer dengan perspektif Aswaja.
- Inovator dalam tradisi: Mengadaptasi nilai-nilai Aswaja dalam konteks modern dan mengembangkan teknologi serta startup berbasis nilai Islam.
Implementasi di Kampus UNUSA
Tantangan dan Kesimpulan
- Tantangan: Globalisasi dan radikalisme, disrupsi digital, dan relevansi pemuda.
- Kesimpulan: Mahasiswa UNUSA sebagai "Generasi Harapan" yang dituntut untuk menginternalisasi nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah, mengimplementasikan prinsip moderat dan toleran, serta mengembangkan tradisi intelektual NU untuk menjawab tantangan zaman.
MEDIA SOSIAL UNUSA :
* Facebook : https://www.facebook.com/unusaofficialfb
* Instagram : https://www.instagram.com/unusa official/
Youtube : https://www.youtube.com@unusa official
* Twitter (X) : https://x.com/unusa_official?lang=en
* Tiktok : https://www.tiktok.com/@unusa_official

Komentar
Posting Komentar